PROPOSAL KIPAS ANGIN
PROPOSAL
PEMBUATAN KIPAS ANGIN
TEKNIK KOMPUTER JARINGAN
HALAMAN JUDUL.............................................................................
DAFTAR ISI ...................................................................................................
KATA PENGANTAR.......................................................................................
BAB I PENDAHULUAN ................................................................................
1.1. Latar Belakang .........................................................................................
1.2 Rumusan Masalah............................................................................
1.3. Tujuan kami mengambil judul “Membuat Kipas Angin” ..............
1.5.Alat dan Bahan.................................................................................
1.6.Rancangan Anggaran........................................................................
BAB II PEMBAHASAN......................................................................
2.1 Langkah Kerja...................................................................................
2.2. Desaind Kerja Proyek......................................................................
BAB III PENUTUPAN.........................................................................
3.1.Kesimpulan........................................................................................
3.2. Saran.................................................................................................
DAFTAR PUSTAKA.............................................................................
KATA PENGANTAR
Puji syukur
penyusun panjatkan ke hadirat Allah SWT Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, karena berkat
rahmat-Nya kami bisa menyelesaikan makalah yang berjudul Catatan Seorang Siswa. Makalah ini diajukan guna memenuhi tugas
Komputer Elektronika.
Kami mengucapkan
terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu sehingga makalah
ini dapat diselesaikan tepat pada waktunya. Makalah ini masih jauh dari
sempurna, oleh karena itu, kritik dan saran yang bersifat membangun
sangat kami harapkan demi sempurnanya makalah ini.
Semoga makalah
ini memberikan informasi bagi masyarakat dan bermanfaat untuk
pengembangan wawasan dan peningkatan ilmu pengetahuan bagi kita semua.
BAB I
PENDAHULUAN
PENDAHULUAN
1.1. LATAR BELAKANG
Sampai
saat ini sampah merupakan masalah serius di negeri ini, terutama di kota-kota
besar dengan jumlah penduduk yang melebihi batas. Melihat potensi lingkungan
sekitar, sekarang masih sangat jarang yang mengkreasikan teknologi dari
barang-barang bekas menjadi sebuah benda yang bermanfaat dan mempunyai nilai
jual yang tinggi.
Dengan
semakin berkembangnya Teknologi Informasi dan semakin meningkatnya
kebutuhan manusia sebagai makhluk konsumtif. Terdapat berbagai kebutuhan yang
harus dipenuhi, baik yang bersifat primer maupun bersifat sekunder. Pada saat
ini kita dapat menemukan barang bekas kebutuhan dalam jumlah yang banyak. Salah
satunya adalah barang yang sudah tidak bisa dimanfaatkan sesuai dengan fungsi
awalnya. Dengan memanfaatkan dan mengkreasikan barang bekas menjadi barang yang
bernilai guna.
Pada
saat ini tanpa kita sadari kipas angin sudah sangat akrab dalam kehidupan
sehari-hari dan menjadi kebutuhan yang wajib saja. Padahal sejak semula banyak
yang tidak berpikiran untuk menggunakan kipas angin karena mempertimbangkan
harga yang dikeluarkan untuk membeli barang tersebut. Dan dengan adanya barang bekas
yang dapat dikreasikan menjadi sebuah kipas angin sederhana, yang dapat
dimiliki oleh semua kalangan dan juga dapat menekan pengeluaran sehari-hari.
1.2
RUMUSAN MASALAH
Dalam penelitian dapat diangkat rumusan masalahnya adalah
bagaimana caranya merancang dan membuat kipas angin dengan memanfaatkan barang bekas, agar dapat digunakan sebagai alat pendingin suhu.
Melihat fenomena yang telah diuraikan pada latar belakang, maka
masalah-masalah yang ada adalah sebagai berikut :
1. Minimnya sarana pembelajaran atau bahan ajar mengenai barang bekas.
2. Pembelajaran konvensional yang lebih cenderung membosankan, dan
kurang komunikatif dalam mentransfer pengetahuan.
3. Banyak orang yang belum paham mengenai cara pembuatan Kipas Angin.
Berdasarkan permasalahan diatas maka dirumuskan masalahnya adalah
bagaimana membuat kipas angin.
Melihat fenomena yang telah diuraikan pada latar belakang, maka
masalah-masalah yang ada adalah sebagai berikut :
1. Minimnya sarana pembelajaran atau bahan ajar mengenai barang bekas.
2. Pembelajaran konvensional yang lebih cenderung membosankan, dan
kurang komunikatif dalam mentransfer pengetahuan.
3. Banyak orang yang belum paham mengenai cara pembuatan Kipas Angin.
Berdasarkan permasalahan diatas maka dirumuskan masalahnya adalah
bagaimana membuat kipas angin.
1.3.TUJUAN
1. Membuat alat pendingin
dengan barang bekas seperti kipas angin.
2. Mengurangi kompleksitas
biaya membeli alat pendingin, misal kipas angin.
3. Sebagai salah satu syarat
untuk tugas akhir untuk Kerja Proyek
1.4. MANFAAT
Adapun manfaat produk dari alat
pendingin ini dengan menggunkan barang bekas ini sebagai berikut:
1. Kipas ini bermanfaat untuk
mendinginkan suhu di sekitar.
2. Dengan adanya kipas ini dapat
memberi kenyamanan ketika sedang melakukan aktifitas, misalnya ketika sedang
duduk mengerjakan pekerjaannya di depan komputer.
3. Kipas ini juga sangat bermanfaat
karena dalam pembuatannya memanfaatkan barang-barang yang tidak terpakai,
seperti kepingan CD.
1.5. ALAT
DAN BAHAN
Alat :
No.
|
ALAT
|
1.
|
Lem
|
2.
|
Obeng
|
3.
|
Gunting
|
4.
|
Cutter
|
5.
|
Kawat
|
Bahan :
No.
|
BAHAN
|
1.
|
Lakban
|
2.
|
Selongsong ( bekas tisu atau pipa)
|
3.
|
Dinamo
|
4.
|
Kabel
|
5.
|
Botol aqua
|
6.
|
Gabus bekas tutup botol
|
1.6.
RANCANGAN ANGGARAN
No
|
Jenis Barang
|
Harga
Satuan
|
Jumlah
|
1
|
Dinamo
|
Rp 16.000
|
1
|
2
|
Kabel
|
Rp 3.000
|
1
|
3
|
baterai
|
Rp 2.000
|
1
|
4
|
Lakban
|
Rp 2.000
|
1
|
Jumlah
|
Rp 22.000
|
BAB 11
PEMBAHASAN
2.1. LANGKAH
KERJA MEMBUAT KIPAS ANGIN
1.
Buat pola pada botol aqua bekas sehingga terbagi
menjadi 2 bagian sama besar.
2.
Bengkokkan baling-baling ke arah depan dengan terlebih
dahulu memanaskan ujung baling-baling dengan panas lilin.
3.
Sediakan gabus dan tutup botol yang telah di lubangi
tepat dibagian tengah, lalu tempelkan gabus pada sisi belakang tutup botol pada
sisi depan botol dengan bantuan lem.
4.
Siapkan dynamo, lalu hubungkan dynamo dengan kabel
USB setelah terlebih dahulu memotong kulit di ujung kabel sehingga menyisakan
kawat, pada langkah ini hanya menggunakan bagian kabel merah dan hitam
sedangkan hijau dan putih dapat dipotong.
5.
Lilitkan kawat kabel USB dengan kawat kabel dinamo,
dan lapisi dengan timah atau juga dapat di lapisi dengan plaster agar tidak
mudah lepas.
6.
Hubungkan dinamo pada bagian ujung pipa paralon
dengan menggunakan mur atau dengan lem sehingga tidak mudah lepas,
longgar dan agar seimbang.
7.
Untuk kabel yang tersisa, selipkan di bagian dalam
pipa dan keluarkan pada pangkal pipa bagian bawah. Pasangkan baling-baling yang
sudah dibentuk pada besi dinamo, gunakan lem untuk menyangga ujung besi agar
kipas tidak mudah goyang dan lepas.
8.
Siapkan laptop atau dengan menggunakan kepala
charger untuk menyambungkan kipas dengan sumber energi, sehingga kipas dapat
berputar.
2.2. DESIGN
KERJA PROYEK
BAB III
PENUTUP
3.1. KESIMPULAN
Berdasarkan pembuatan kipas angin dapat disimpulkan antara lain sebagai berikut:
- Kipas angin merupakan alat yang digunakan untuk mendinginkan suhu di sekitar.
- Selain itu pembuatan kipas angin tidak rumit sehingga siapapun juga dapat membuat. Alat yang dibutuhkan tidak memerlukan biaya yang mahal karena alat-alat yang biasa kita gunakan dalam kehidupan sehari-hari
Berdasarkan pembuatan kipas angin dapat disimpulkan antara lain sebagai berikut:
- Kipas angin merupakan alat yang digunakan untuk mendinginkan suhu di sekitar.
- Selain itu pembuatan kipas angin tidak rumit sehingga siapapun juga dapat membuat. Alat yang dibutuhkan tidak memerlukan biaya yang mahal karena alat-alat yang biasa kita gunakan dalam kehidupan sehari-hari
- Dalam alat ini, kipas angin berfungsi sebagai pendingin suhu di sekitar maupun pc.
3.2. SARAN
Dari Proyek Akhir yang telah dilakukan kiranya masih diperlukan pembenahan-pembenahan sehingga didapatkan hasil yang lebih memuaskan. Saran-saran yang dapat diberikan diantaranya adalah peningkatan keakuratan perhitungan dan keakuratan serta kerapian dalam proses pembuatan kipas angin.
DAFTAR PUSTAKA

Komentar
Posting Komentar