Komunikasi Kompter Menggunakan Putty/Hyperterminal

1.)PuTTY : Aplikasi Komunikasi Serial (RS232) Pengganti Hyperterminal


 Menggunakan PuTTY : Aplikasi Komunikasi Serial (RS232) Pengganti Hyperterminal
Pada sistem operasi Windows 7 dan yang lebih baru tidak lagi mengikutsertakan aplikasi Hyperterminal seperti pada Windows XP. Lalu bagaimana jika ingin membuat koneksi ke peralatan lain dengan Hyperterminal? Untuk masalah ini, solusinya ada dua, bisa download aplikasi Hyperterminal di artikel sebelumnya [0], atau menggunakan PuTTY. PuTTY? Ya, PuTTY. Download saja filenya dari link pada bagian referensi di bagian akhir artikel ini [1].
Mungkin hal ini banyak yang tahu, akan tetapi saya baru sadar ketika melihat jenis koneksi yang disediakan oleh PuTTY. Biasanya sih, saya menggunakan PuTTY hanya untuk melakukan koneksi SSH ke komputer / server yang ada di jaringan intranet atau internet. Tapi, selain koneksi SSH, telnet, dan RLogin, ternyata PuTTY juga bisa untuk koneksi serial :D baru tahu.

Menggunakan PuTTY : Aplikasi Komunikasi Serial (RS232) Pengganti Hyperterminal

Silakan buka aplikasi PuTTY, tandai pilihan "Serial", kemudian sesuaikan baudrate dan port Serial pada komputer. Kalo belum tahu cara melihat ada di COM berapa kabel serialnya (atau bisa juga pake USB to Serial), bisa cek dengan cara yang sudah dijelaskan sebelumnya [0].
Setelah itu, menu Category, pilih Connection dan Klik menu Serial. Selanjutnya tentukan konfigurasi-konfigurasi sesuai keperluan. Misal pada contoh ini kita ingin ngecek apakah kabel kita bisa mengirim atau menerima data, maka ganti bagian Flow Control menjadi "None", seperti tampak pada gambar.

Menggunakan PuTTY : Aplikasi Komunikasi Serial (RS232) Pengganti Hyperterminal

Untuk informasil lebih detail tentang cara ngecek kabel Serial (atau USB to Serial) masih berfungsi dengan baik, bisa menggabungkan tutorial ini dengan artikel sebelumnya yaitu tentang cara menyambung pin untuk mengirim dan menerima data dan mengeceknya dengan Hyperterminal. Untuk hasilnya, seperti pada gambar paling atas pada artikel ini. :) Semoga bermanfaat.
2.)Remote Control Collection : Software Presentasi Profesional Menggunakan winlire

Pertama-tama, untuk bisa menggunakan aplikasi presentasi satu ini, perangkat PC/Laptop dan Smartphone Anda harus ada dalam sebuah jaringan yang sama. Caranya yang paling umum adalah dengan menghubungkan PC dan Smartphone anda ke sebuah Wifi yang sama. Terus kalo misalnya disana nggak bisa connect Wifi, kita bisa hubungkan PC kita dengan Tethering / Portable Hotspot bawaan Smartphone.. Tenang aja, biarpun pake tethering, aplikasi ini nggak makan kuota, dan bahkan tetap bisa berjalan dengan baik sekalipun nggak connect internet.
Nyalakan Portable Hotspot or Tethering DuluSetelah PC dan Smartphone dipastikan sudah connect di jaringan yang sama, sekarang kita tinggal buka aplikasinya.. Kita mulai buka dari aplikasi yg di PC dulu.. Tampilannya aplikasinya seperti ini nih :
Tampilan Remote Control Server di PCYang perlu diperhatikan di aplikasi ini cuma alamat IP di PC kita tersebut.. Alamat ini cuma muncul kalau PC kita sudah konek ke sebuah jaringan, entah itu Wifi ataupun Portable Hotspot Tethering. Kalau alamatnya nggak muncul, di close aja dulu aplikasinya, terus entar dibuka lagi.. Btw, tombol closenya ada di pojok kiri bawah yang gambar panah itu ya..
Setelah kita tau alamat IP di PC kita, sekarang kita tinggal buka aplikasi Remote Control Collection di Android kita aja.. Masuk ke tampilan utama aplikasinya begini..
Tampilan Remote Control Collection APK
Ada 2 menu utama, Remotes dan Devices. Karena kita belum mengatur ke komputer mana si Smartphone ini akan berhubungan, kita harus atur di menu Devices dulu. Oh iya, kalau misalnya kita udah hubungin smartphone dan PC kita pake tethering terus muncul pesan kayak gambar di atas itu (WiFi Required) gitu nggak apa-apa yah.. Biarin aja.. Sekarang kita klik menu Devices.
Menambah Device di Remote Control APKDi halaman Devices, ada 2 hal yang perlu kita lakukan. Satu, membuat detail alamat PC yang baru, di kotak biru atas tuh.. Tinggal kita isi nama PCnya (terserah) plus alamat IP yang kita dapet di aplikasi PC di awal tadi.. Pastiin alamatnya udah sama persis sampe ke titik-titiknya juga, abis itu klik tombol + untuk menyimpan. Langkah pertama ini nggak perlu dilakukan kalau alamat IP yang mau kita isi sudah pernah terdaftar.
Dua, kita tinggal connect smartphone ke PC, caranya tinggal klik Nama PC yang alamat IPnya sesuai dengan PC yang ingin kita hubungkan. Kalau sudah keluar tulisan “Nama Laptop” connected, artinya SUKSES.. Android dan PC kamu sudah connect, dan aplikasinya bisa dipakai.. Untuk menggunakan aplikasinya klik Back, dan masuk ke menu Remotes yaa..
Aplikasi ini menyediakan banyak pilihan nih.. Kita bisa menggunakan Android kita sebagai mouse, Jadi kalau kita gerakkan tangan kita di Android ini, kursor di PC juga bakalan ikut bergerak.. Serasa kayak pake touchpad gitu deh, bedanya touchpadnya dari smartphone gitu..
Contoh Mouse Android
Kita juga bisa gunakan untuk melihat layar PC/Laptop juga, dan fungsi utama yang paling asiknya adalah Power Point Presentation!! Tampilannya gini gaess..
Presentasi dengan Remote Control Android 

3.)Menyalakan Lampu Menggunakan Smartphone Android


Di era digital seperti saat sekarang ini,hampir semua orang dari berbagai lapisan masyarakat memiliki alat komunikasi seperti handphone.Sejak keberadaannya di tengah-tengah masyarakat maka mayoritas orang berpindah dari alat komunikasi telepon rumah ke handphone/telepon genggam. Hal ini dikarenakan pada kelebihannya yang praktis,mudah dibawa kemana mana dan user friendly.
Seiring berjalannya waktu, maka berbanding lurus juga dengan kemajuan teknologi komunikasi,seperti halnya handphone yang sekarang bertransformasi menjadi smartphone(ponsel pintar).  Sebagaimana dilansir dari laman wikipedia,Ponsel cerdas (bahasa Inggris: smartphone) adalah telepon genggam yang mempunyai kemampuan dengan pengunaan dan fungsi yang menyerupai komputer. Belum ada standar pabrik yang menentukan arti ponsel cerdas. Bagi beberapa orang, ponsel cerdas merupakan telepon yang bekerja menggunakan seluruh perangkat lunak sistem operasi yang menyediakan hubungan standar dan mendasar bagi pengembang aplikasi. Bagi yang lainnya, ponsel cerdas hanyalah merupakan sebuah telepon yang menyajikan fitur canggih seperti surel (surat elektronik), internet dan kemampuan membaca buku elektronik (e-book) atau terdapat papan ketik (baik sebagaimana jadi maupun dihubung keluar) dan penyambung VGA. Dengan kata lain, ponsel cerdas merupakan komputer kecil yang mempunyai kemampuan sebuah telepon. Karena kemampuan smartphone yang memang “smart”,maka harus kita manfaatkan dengan sebaik-baiknya.
Di dalam dunia teknologi komputer dan informasi tentu anda mengerti dengan istilah interfacing (tatap muka),yaitu mekanisme komunikasi antara user dengan suatu sistem yang berarti kita bisa leluasa untuk melakukan perintah maupun mendapatkan data/informasi dari sistem tersebut. Mikokontroller yang sering dipakai untuk robotika dan elektronika,seringkali memerlukan adanya suatu media perantara untuk tatap muka antara user dan sistem misalnya : seorang user akan mengontrol kecepatan putaran roda robot,maka user tersebut mengirimkan perintah melalui komputernya dan dikirim ke mikrokontroller ,kemudian perintah tersebut diproses dan dijalankan.
Maka pada postingan ini saya akan mencoba untuk menjelaskan salah satu pengaplikasian dari interfacing antara user dengan sistem melalui sebuah project dasar dan sangat sederhana yaitu menyalakan lampu menggunakan smartphone android. Mengapa smartphone android? Karena smartphone android adalah salah satu smartphone yang paling diminati,harganya terjangkau,tampilan menarik,dan tentunya open source. Pada project yang akan dilakukan ini ,untuk mengkoneksikan antara android dan arduino, nantinya akan dikoneksikan lewat komunikasi serial menggunakan bluetooth HC-05,yaitu modul bluetooth yang compatible dengan arduino sebagaimana telah dijelaskan pada postingan sebelumnya.

Alat Dan Komponen :
  • mikrokontroller arduino
  • project board
  • kabel kabel jumper
  • driver/modul relay
  • modul bluetooth HC-05
  • smartphone android
  • lampu neon
  • kabel power untuk lampu neon
  • steker
Rangkaian Project Menyalakan lampu menggunakan smarphone android :


*Rangkailah seperti gambar di atas
*Jika belum mempunyai driver relay dan ingin membuatnya,bisa dilihat di sini
*aplikasi android untuk project ini bisa di download di sini dan instal di perangkat android anda.
Aplikasi tersebut memiliki tampilan seperti di bawah ini :
  • pastikan bluetooth di android anda sudah menyala
  • tombol bluetooth : untuk mencari bluetooth yang terpasang pada arduino.
  • tombol merah : untuk mematikan lampu
  • tombol biru :untuk menyalakan lampu
  • Sebelum melakukan compile program ke arduino , set dulu mode HC-05 ke mode “slave” melalui AT Command. Caranya bisa dilihat di sini
  • koneksikan pin uC pada driver relay ke PORT 7 di board arduino
  • koneksikan salah satu pin dari Lampu Neon ke power 220 Volt AC ,dan putus salah satu kakinya seperti memasang saklar lalu hubungkan ke pin NO dan COM/Main pada driver relay.
  • Untuk keamanan usahakan yang dihubungkan ke NC dan COM relay adalah kabel Netral pada PLN,bukan yang fhasa
  • koneksikan pin bluetooth
    **RX di pin 0 pada arduino ke pin TX modul bluetooth HC-05
    **TX di pin 1 pada arduino ke pin RX modul bluetooth HC-05
  • untuk koneksi dari pinTX ke pin RX modul bluetooth HC-05,hubungkan dahulu dari pin TX arduino ke resistor 1k ohm – pin RX – 2k ohm ke ground seperti di bawah ini :

“Sebenarnya tanpa dipasangi resistor juga bisa bekerja dengan baik,tetapi untuk mengurasi arus dan tegangan yang masuk ke modul bluetooth HC 05 yang bekerja normal pada input logic sekitar 3 volt,sedangkan output arduino sekitar 5 volt. Untuk yang dari pin TX modul bluetooth HC -05 ke RX arduino tidak dipasang resistor dikarenakan arduino membaca sinyal berupa tegangan yang berkisar 0-5 volt ,dan jika 3 volt dari modul bluetooth itu sudah bisa terbaca input HIGH dan 0 volt terbaca LOW”
https://elektroku.com/tutorial-project-menyalakan-lampu-menggunakan-smartphone-android/



4.)Mengontrol Peralatan Listrik Melalui WIFI(internet /web)



Rate This

starduino_webrelay
Mengontrol peralatan listrik melalui internet/web dapat dilakukan dengan beberapa cara baik yang sederhana ataupun yang sedikit lebih canggih. Pada tulisan ini akan saya sampaikan sekilas tentang bagaimana mengontrol relay melalui internet/web dengan menggunakan Starduino Board yang terhubung ke sebuah PC melalui port serial.
PC yang digunakan haruslah memiliki program web-server yang sedang running (online). Pada eksperimen ini saya menggunakan paket program WAMP (Windows-Apache-MySQL-PHP) versi 2.2 yang dapat didownload dari situsnya di: http://www.wampserver.com/en/.
Prinsip kerja teknik pengontrolan relay via internet/web ini dapat dijelaskan sebagai berikut. User melakukan pengontrolan (update status) peralatan listrik (relay) melalui perantaraan sebuah halaman web yang ditulis menggunakan bahasa scripting PHP. Melalui user-interface yang tersedia, user dapat memilih kondisi/status relay dengan meng-klik checkbox untuk masing-masing relay (Relay-1 s/d Relay-8). Selanjutnya, untuk meng-update kondisi/status Relay-1 s/d Relay-8, user harus meng-klik tombol Update Relay Status.
Setelah tombol Update Relay Status di-klik, maka scripting PHP akan membaca nilai checkbox untuk Relay-1 s/d Relay-8 dan menjalankan sebuah program aplikasi yang akan mengirimkan data kondisi/status relay kepada Starduino Board melalui port serial RS232. Jika perintah terkirim dengan baik dan dikenali oleh Starduino Board, maka kondisi/status Relay-1 s/d Relay-8 akan di-update sesuai dengan keingingan user. Adapun rogram aplikasi yang dieksekusi oleh scripting PHP adalah program RSerial.exe.
Program RSerial.exe Program ini saya buat menggunakan kompiler FreePascal versi 2.6.0. Fungsi program ini adalah mengirimkan perintah melalui port serial kepada Starduino Board. Pada eksperimen ini, Starduino Board terhubung ke PC melalui port serial COM1 dengan nilai baudrate 9600.
Untuk mengaktifkan Relay-1 dan Relay-3, maka perintahnya adalah:
>RSerial.exe COM1 9600 R1 R3
dan untuk mematikan Relay-3 serta mengaktifkan Relay-7, maka perintahnya adalah:
>RSerial.exe r3 R7
Huruf R (kapital) menyatakan ON dan huruf r menyatakan OFF. Nomor yang mengikuti huruf R atau r adalah nomor relay.
Untuk mengeksekusi program RSerial.exe, digunakan perintah PHP exec(). Berikut adalah penggalan scripting PHPnya.
if (!empty($_POST[‘relay1’]))
    $R1 = $_POST[‘relay1’];
else
    $R1 = "off";
if (!empty($_POST[‘relay2’]))
    $R2 = $_POST[‘relay2’];
else
    $R2 = "off";
if (!empty($_POST[‘relay3’]))
    $R3 = $_POST[‘relay3’];
else
    $R3 = "off";
if (!empty($_POST[‘relay4’]))
    $R4 = $_POST[‘relay4’];
else
    $R4 = "off";
if (!empty($_POST[‘relay5’]))
    $R5 = $_POST[‘relay5’];
else
    $R5 = "off"
if (!empty($_POST[‘relay6’]))
    $R6 = $_POST[‘relay6’];
else
    $R6 = "off";
if (!empty($_POST[‘relay7’]))
    $R7 = $_POST[‘relay7’];
else
    $R7 = "off";
if (!empty($_POST[‘relay8’]))
    $R8 = $_POST[‘relay8’];
else
    $R8 = "off";
$CMD = "";
if ($R1=="on") $CMD = $CMD . "R1"; else $CMD = $CMD . "r1";
if ($R2=="on") $CMD = $CMD . " R2"; else $CMD = $CMD . " r2";
if ($R3=="on") $CMD = $CMD . " R3"; else $CMD = $CMD . " r3";
if ($R4=="on") $CMD = $CMD . " R4"; else $CMD = $CMD . " r4";
if ($R5=="on") $CMD = $CMD . " R5"; else $CMD = $CMD . " r5";
if ($R6=="on") $CMD = $CMD . " R6"; else $CMD = $CMD . " r6";
if ($R7=="on") $CMD = $CMD . " R7"; else $CMD = $CMD . " r7";
if ($R8=="on") $CMD = $CMD . " R8"; else $CMD = $CMD . " r8";
exec("RSerial.exe COM1 9600" . $CMD, $Output);
starduino_drv08_webSebagai pelengkap, pada eksperimen ini saya juga menggunakan sebuah LCD 16×2 karakter untuk menampilkan kondisi Relay-1 s/d Relay-8. Gambar di samping adalah foto hardware yang saya gunakan dalam eksperimen yang terdiri dari Starduino Board, Modul Relay DRV08, dan Modul LCD 16×2.
Pada eksperimen ini yang ditunjukkan adalah sebatas tentang bagaimana melakukan pengontrolan relay via internet/web. Pada eksperimen ini tidak membahas tentang bagaimana melakukan monitoring input yang dapat berupa input logika dengan kondisi on/off ataupun input yang berupa sensor seperti sensor suhu, sensor cahaya, sensor jarak, dan lain sebagainya.
5.)MENGONTROLROBOTMENGGUNAKAN REMOTE KONTROL TELEVISI
Artikel ini membahas bagaimana cara mengontrol robot dengan menggunakan remote tv. Robot ini nantinya dapat bergerak sesuai dengan perintah yang kita kirimkan dengan mengunkan remote tv, cara kerjanya adalah Remote mengirimkan kode-kode tertentu sesuai dengan tombol yang ditekan dan robot menerima kode kode tertentu tersebut dan menterjemahkanya menjadi data hexadesimal kemudian data tersebut oleh robot digunakan untuk bernavigasi. Robot yang digunakan adalah Delta Robokit dan DST-R8C Stamp yang sudah dilengkapi dengan penerima infra merah ( IR-8510 ) yang terhubung pada port Infra Merah yang ada di CPU Board dan sebuah remote kontrol tv sony type RM-827S atau yang sejenis. Sebelum dibahas lebih lanjut akan dikaji terlebih dahulu data yang ada pada remote Sony. Berikut ini adalah karakteristik data yang dikirim oleh remote sony.
  • Code length: 12 bits
  • Carrier : 40kHz
  • T : ± 550us
  • Space between data: 25ms
Dari data diatas dapat dilihat bahwa panjang data remote Sony adalah 12 bit yang terdiri dari 5 bit address data dan 7 bit sisanya adalah data itu sendiri. Data dimulai dengan start bit/header yang panjang datanya sekitar 2,4 ms (4T). Sedangkan untuk data nol terdiri dari low 0.6 ms high 0.6 ms, data satu terdiri dari low 0.6 ms, high 1.2 ms. Data selalu dimulai dari start bit diikuti dengan LSB dan diakhiri dengan MSB-nya. Jadi total panjang data sekitar 45 ms dengan jarak antar data sekitar 25 ms.
Nilai dari data pada remote TV Sony adalah sebagai berikut :
Setelah kita mengetahui karak teristik data dari remote sony, baru kita dapat membuat bagian penerimanya. Bagian penerima terdiri dari sebuah penerima inframerah yang sudah dilengkapi dengan filter untuk menghilangkan sinyal carier 40KHz yang dikirim oleh remote kontrol, sehingga hanya data digitalnya saja yang diterima oleh mikrokontroller. Salah satunya adalah IR-8510 dari Delta Electronic.
Modul Infrared Transceiver IR-8510
Untuk menerima data kita dapat menggunakan fasilitas timer yang ada pada mikrokontroler, berikut ini adalah potongan programnya, timer yang digunakan adalah Timer X, dengan x-tal 20 MHz0. Untuk menerima data kita dapat menggunakan fasilitas timer yang ada pada mikrokontroler, berikut ini adalah potongan programnya, timer yang digunakan adalah Timer X, dengan x-tal 20 MHz0.
Program :
void Init_TimerX()
{
txmr = 0x00;
tcss = 0x00;
prex = 20-1;
tx
= 255-1;
ir_txic = 0;
asm(“FSET I”);
}
void main()
{
unsigned int temp;
AturClock_Ext();
Atur_sfr();
Init_TimerX();
while(1)
{
Ambil_Remote();
if (temp != 0)
{
if(temp
else if(temp
else if(temp
else if(temp
else if(temp
else if(temp
else if(temp
}
}
}
https://maxchristian.wordpress.com/robot/mengontrol-robot-menggunakan-remote-kontrol-televisi/

6.)Cara Membuat Mobil Remote Control Berbasis Mikrokontroller Dengan Sistem Kendali Menggunakan Android

Perkembangan teknologi robotika semakin canggih,terlebih dengan hadirnya mikrokontroller yang merupakan sebuah chip layaknya sebuah komputer mini atau biasa disebut POACH (PC on a chip), memudahkan kita untuk mengembangkan kreatifitas di bidang robotika dengan berbagai macam project yang kita inginkan. Arduino adalah sebuah platform yang diciptakan dengan tujuan untuk memudahkan kita dalam membangun project berbasis mikrokontroller. Mikrokontroller sendiri bisa diintegrasikan dengan perangkat lain seperti komputer dan android, inilah mengapa mikrokontroller sangat diminati karena selain harganya yang cukup terjangkau,pemrogramannya yang mudah, juga kemudahan pada penggunaannya yang memungkinkan kita untuk menyandingkan dengan perangkat lainnya.
Pada postingan ini akan dijelaskan cara membuat robot mobil remote control berbasis mikrokontroller dengan sistem kendali menggunakan android, lebih jelasnya silahkan ikuti tutorial berikut ini :
Alat dan komponen :
  • 4 pcs motor DC + gearbox
  • 4 pcs roda robot
    4 motor DC + gearbox + roda
  • mikrokontroller arduino
  • Driver motor L293D, selengkapnya lihat di sini
  • Smartphone android
  • Aplikasi pengendali / joystick untuk android, silahkan download di sini
  • Modul Bluetooth HC-05 / HC-06
  • Triplek / Akrilik sebagai body mobil RC
  • Batterai lipo / baterai kotak 9 volt 2pcs
  • Resistor 1k dan 2k
  • Kabel ties
Rangkaian untuk project ini seperi di bawah ini :



Rangkaian mobil RC menggunakan mikrokontroller

  • Jika kurang jelas untuk koneksi modul bluetooth HC-05 selengkapnya lihat di sini.
  • 2 motor untuk sisi kanan dipasang secara paralel, dan 2 motor untuk sisi kiri dipasang secara paralel.
  • Jika menggunakan baterai kotak 9 volt, usahakan minimal menggunakan 4 baterai kotak sekaligus yang diparalel . Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas ‘Ampere’ dari batterai yang digunakan untuk mensuplai arduino dan 4 motor sekaligus, sehingga mobil remote control ini bekerja maksimal.
  • Bentuklah papan akrilik menjadi body mobil sesuai yang kita inginkan
  • Pasanglah tiap-tiap roda pada tempat yang disediakan seperti gambar di bawah ini :



mobil RC tampak dari bawah

  • Letakkan komponen seperti arduino, baterai, driver motor, dan modul bluetooth dengan posisi sebaik mungkin
Program di arduino IDE untuk project ‘rancang bangun robot mobil berbasis mikrokontroller dengan sistem kendali menggunakan android’, seperti di bawah ini :
/************************************ www.elektroku.com ****************************/
#define E1 10 // enable di pin 10
#define F1 9 //control forward pin 9
#define R1 8 // control reverse pin 8
#define E2 7 // enable di pin 7
#define F2 6 //control forward pin 6
#define R2 5 // control reverse pin 5
char perintah;
void setup()
{
Serial.begin(9600);
pinMode(10,OUTPUT);
pinMode(9,OUTPUT);
pinMode(8,OUTPUT);
pinMode(7,OUTPUT);
pinMode(6,OUTPUT);
pinMode(5,OUTPUT);
}
void loop()
{
if (Serial.available()>0)
{
perintah = Serial.read();
Serial.println(perintah);
}
//PERINTAH MAJU
if (perintah == ‘a’)
{
//motor kanan maju
analogWrite(E1,255);
digitalWrite(F1,HIGH);
digitalWrite(R1,LOW);
//motor kiri maju
analogWrite(E2,255);
digitalWrite(F2,HIGH);
digitalWrite(R2,LOW);
}
else if (perintah ==  ‘b’)
//PERINTAH MUNDUR
{
//motor kanan mundur
analogWrite(E1,255);
digitalWrite(F1,LOW);
digitalWrite(R1,HIGH);
//motor kiri mundur
analogWrite(E2,255);
digitalWrite(F2,LOW);
digitalWrite(R2,HIGH);
}
else if (perintah == ‘c’)
//PERINTAH BERHENTI MAJU
{
//motor kanan mati
analogWrite(E1,0);
digitalWrite(F1,LOW);
digitalWrite(R1,LOW);
//motor kiri mati
analogWrite(E2,0);
digitalWrite(F2,LOW);
digitalWrite(R2,LOW);
}
else if (perintah == ‘d’)
//PERINTAH BERHENTI MUNDUR
{
//motor kanan mati
analogWrite(E1,0);
digitalWrite(F1,LOW);
digitalWrite(R1,LOW);
//motor kiri mati
analogWrite(E2,0);
digitalWrite(F2,LOW);
digitalWrite(R2,LOW);
}
else if (perintah == ‘e’)
//PERINTAH BELOK KANAN
{
analogWrite(E1,255);
digitalWrite(F1,HIGH);
digitalWrite(R1,LOW);
}
else if (perintah == ‘f’)
//PERINTAH BELOK KIRI
{
analogWrite(E2,255);
digitalWrite(F2,HIGH);
digitalWrite(R2,LOW);
}
else if (perintah == ‘g’)
//PERINTAH BERHENTI BELOK KANAN
{
analogWrite(E1,0);
digitalWrite(F1,LOW);
digitalWrite(R1,LOW);
}
else if (perintah == ‘h’)
//PERINTAH BERHENTI BELOK KIRI
{
analogWrite(E2,0);
digitalWrite(F2,LOW);
digitalWrite(R2,LOW);
}
}
Setelah program diupload ke arduino maka :
  • Nyalakan power mobil RC yang telah dibuat dan pastikan semua perangkat menyala dengan normal
  • Buka aplikasi joystick yang telah di download dan diinstal di android anda
  • Pastikan bluetooth android anda telah dinyalakan
  • Ketuk “select bluetooth” dan pilih nama modul bluetooth yang anda gunakan seperti di bawah ini :



tampilan aplikasi joystick sebelum dikoneksikan ke modul bluetooth

  • Seletah terhubung maka status akan berwarna hijau “Terhubung” seperti di bawah ini :



tampilan aplikasi joystick setelah dikoneksikan ke modul bluetooth

  • TOMBOL KANAN = BELOK KANAN
  • TOMBOL KIRI = BELOK KIRI
  • TOMBOL UP = MAJU
  • TOMBOL DOWN = MUNDUR
  • Untuk berhenti, silahkan ketuk tombol “DISCONNECT” pada aplikasi tersebut
Hasil dari project di atas seperti di bawah ini :
https://elektroku.com/cara-membuat-mobil-remote-control-berbasis-mikrokontroller-dengan-sistem-kendali-menggunakan-android/

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Konfigurasi Wireless point to point wireless outdoor Konfigurasi Wireless point to multi point wireless outdoor

PROPOSAL KIPAS ANGIN

Membuat CPU Dari Kardus (PKK)